Rabu, 07 April 2010

ILMU BUDAYA DASAR BERELASI DENGAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


A. TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR

1. Pengantar

Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah mata kuliah yang membahas tentang nilai-nilai, kebudayaan, dan masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-harinya. Mata kuliah ini diperlukan pada setiap jenjang pendidikan karena masih kurangnya pendidikan yang membahas nilai-nilai, kebudayaan, dan pemecahan masalah yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, dengan adanya mata kuliah ini, diharapkan dapat membantu memberikan pelajaran tentang nilai-nilai yang terdapat pada setiap lingkungan, kebudayaan Indonesia yang harus diketahui, serta dapat memecahan masalah yang terjadi di masyarakat pada lingkungan setiap indivdu.

2. Ilmu Budaya Dasar sebagai Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

Ilmu Budaya Dasar termasuk dalam kategori Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yang wajib di pelajari pada setiap perguruan tinggi. MKDU bertujuan untuk menghasilkan sarjana yang memiliki berkualifikasi berjiwa Pancasila, takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, memiliki wawasan yang baik untuk menyikapi permasalahan yang ada di dalam kehidupan, dan memiliki wawasan budaya yang luas.

3. Pengertian dan Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara sistematis menurut metode-metode tertentu yang dapat dipergunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dalam bidang (pengetahuan) itu. Budaya adalah pikiran, akal budi dari cipta, karya, karsa manusia. Sementara dasar adalah landasan yang fundamental. Jadi, Ilmu Budaya Dasar adalah landasan pengetahuan dalam bidang budaya yang ada di msayarakat.

Tujuan dari Ilmu Budaya Dasar adalah sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitar.


B. MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

1. Pengantar

Kebudayaan yang berada di dalam masyarakat Indonesia merupakan hasil karya cipta masyarakat itu sendiri dan disertai budaya dari luar yang disesuaikan dengan kebudayaan asli masyarakat Indonesia. Dengan ini berarti manusia dan kebudayaan memiliki keterkaitan yang mendasar.

2. Manusia

Manusia adalah makhluk yang berakal budi. Manusia merupakan makhluk social yang tidak dapat berdiri sendiri. Manusia dikatakan unik karena manusia itu sendiri pada dasarnya antara satu dengan yang lainnya tidak sama atau dengan kata lain berbeda. Ada beberapa hal yang membedakan manusia yang satu dengan yang lainnya, yaitu fisik dan sifat/ karakteristik. Manusia sebagai perorangan atau berkepribadian memiliki tiga unsure, yaitu:

a. Id à merupakan kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak. Id tidak berhubungan dengan individu lain karena id merupakan libido murni atau energy psikis yang menunjukkan ciri alami.

b. Ego/ eksekutif à perkembangan ego terjadi antara usia satu dan dua tahun, pada saat individu tersebut secara nyata berhubungan dengan individu lain yang lebih identik dengan lungkungan internal/ dalam.

c. SuperEgo à muncul pada usia kira-kira lima tahun dan kepribadian ini terbentuk dari lingkungan eksternal/ luar.

3. Kebudayaan

Kebudayaan berasal dari kata budaya. Yaitu seperti pada bab sebelumnya, budaya adalah pikiran, akal budi dari cipta, karya, karsa manusia. Sedangkan kebudayaan adalah hasil dari kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia seperti kepercayaan, kesenian dan adat istiadat.

Menurut C. Kluckhohn, ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:

a. Sistem Religi (Sistem Kepercayaan)

Dengan adanya kecerdasan berpikir dan perasaan yang luhur, manusia dapat merasakan adanya kekuatan lain yang sangat besar sehingga timbul perasaan untuk menyembahnya dan sekarang menjadi agama.

b. Sistem Organisasi Kemasyarakatan

Karena manusia memiliki keterbatasan namun memiliki akal, maka disusunlah organisasi kemasyarakatan atau dengan kata lain bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

c. Sistem Pengetahuan

Kemampuan manusia mengingat-ingat apa yang telah diketahui kemudian disampaikan kepada orang lain melalui bahasa, sehingga menyebabkan pengetahuan menyebar luas. Lebih-lebih apabila pengetahuan itu dibukukan, maka penyebaran dapat dilakukan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

d. Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem-sistem Ekonomi

Unsur ini dijadikan sebagai meningkatkan taraf kehidupan manusia secara umum terus meningkat.

e. Sistem Teknologi dan Peralatan

bersumber dari pemikiran manusia yang cerdas dan dengan dibantu tangannya, manusia dapat membuat dan mempergunakan alat yang dapat membantu mereka dalam suatu urusan.

f. Bahasa

Mulanya diwujudkan dalam bentuk tanda yang kemudian disempurnakan mencadi bahasa lisan dan akhirnya bahasa dapat ditulis menjadi tulisan.

g. Kesenian

Adalah suatu kebutuhan manusia yang berupa sesuatu yang dipandang mata oleh mata, suara yang merdu, dan segala semua yang dapat dipenuhi melalui kesenian.


C. KESIMPULAN

Dengan adanya matakuliah praktikum Ilmu Budaya Dasar, mahasiswa diharapkan dapat mengetahui nilai-nilai yang berlaku di masyarakat yang merupakan suatu keharusan karena setiap mahasiswa pasti hidup dilingkungan yang memiliki penilaian baik atau buruknya dari masyarakat itu sendiri, memiliki wawasan yang luas tentang kebudayaan Indonesia sebagai pribadi bangsa Indonesia yang luhur, dan dapat menganalisis serta menyelesaikan segala bentu persoalan yang terjadi di dalam lingkungannya. Dari pernyataan di atas dapatlah diambil hikmah, bahwa Ilmu Budaya Dasar terkait/ berelasi erat dengan Manusia dan Kebudayaan yang merupakan sebagai objek kajian dari ilmu tersebut.

Senin, 22 Februari 2010

PERATURAN PERMAINAN YU-GI-OH

Yugioh Yu-Gi-Oh adalah sebuah permainan kartu yang berasal dari Jepang menggunakan karakter populer dan monster untuk menghancurkan lawan. Cara bermain: Tujuan dari permainan ini adalah untuk mengalahkan lawan Anda dengan baik, menghabiskan life point lawan, setelah lawan kehabisan kartu, atau memiliki kartu berikut di tangan Anda kapan saja selama pertandingan: Right and Left Leg of the Forbidden One, Right and Left Arm of the Forbidden One and Exodia the Forbidden One.

Persiapan:

Setiap pemain harus memiliki deck yang terdiri dari minimal 40 kartu. You can have a side deck that consists of 15 and ONLY 15 cards. Anda dapat memiliki side deck yang terdiri dari 15 dan HANYA 15 kartu. Side deck ini dapat berisi kartu yang dapat ditambahkan pada deck utama setelah Anda melawan, dan dapat diganti untuk kartu yang sudah di dek anda HANYA setelah putaran pertama. Anda hanya dapat menggunakan 3 salinan dari satu jenis kartu juga. Dan juga Anda dapat ter-disdiskualifikasi jika ada satu jenis kartu di deck anda yg terdiri dari 3 kartu yang sama karena ada beberapa kartu yang Anada hanya dapat memiliki satu atau tidak boleh ada di deck. Atau dengan kata lain ada beberapa kartu yang dilarang.

Setiap permainan harus memiliki game mate (alas permainan) untuk memainkan permainan. Gambar Game Mat seperti berikut:



1) Field Card Zone:
Field Magic ada di no 1. Hanya 1 Field Magic Card yang dapat dimainkan pada satu waktu.
2) Monster Card Zone:
Monster Cards dapat dimainkan secara terbuka (face-up) atau Set (face down) dengan 5 ruang dari Monster Card Zone pada Main Phase 1 (awal giliran). Penting! Monster Card Zone mempunyai LIMIT 5 kartu. Once all 5 spaces in the Monster Card Zone are occupied, no further Monster Cards can be played or set until there is an open Monster Card space in the Monster Card Zone. Setelah semua 5 spasi pada Monster Card Zone ditempati, tidak ada lagi Monster Card dapat dimainkan atau diatur sampai ada Monster Card ruang terbuka di Monster Card Zone.

3) Graveyard:
Bila kartu dihancurkan, kartu tersebut ditempatkan di tempat ini dengan posisi terbuka. Isi dari Graveyard dapat dilihat lawan Anda setiap saat. Pastikan untuk mendapatkan izin lawan Anda sebelum melihat isi dari Graveyard mereka.
4) Fusion Deck Zone:
Jika Anda bermain dengan Fusion Monster Cards, letakkan Fusion Deck secara tertutup pada tempat ini.
5) Magic and Trap Card Zone:
Magic and Trap Cards can be played (face-up) or Set (face-down) to the 5 spaces of the Magic & Trap Card Zone following the rules in Main Phase 1. Magic dan Trap Card dapat taruh secara terbuka (face-up) atau Set (face-down) dengan 5 ruang dari Magic & Trap Card Zone mengikuti aturan di Main Phase 1.
Penting! The Magic & Trap Card Zone mempunyai LIMIT 5-CARD. Once all 5 spaces in the Magic & Trap Card Zone are occupied, no further Magic (except Field Magic Cards) OR Trap Cards can be played or Set until there is an open Magic & Trap Card space in the Magic & Trap Card Zone. Setelah semua 5 spasi pada Magic & Trap Card Zone ditempati, tidak ada lagi Magic (kecuali Field Magic Card) ATAU Trap card dapat dimainkan atau Set sampai ada Magic & Trap Card yang terbuka ruangnya pada Magic & Trap Card Zone. This 5-CARD LIMIT includes any of your own Equip Magic Cards used to equip your opponent's Monster Card. Batas 5-kartu ini termasuk juga untuk semua Equip Card Anda yang digunakan untuk melengkapi Monster Card lawan.
6) Deck Zone:
Tempatkan Deck Anda secara tertutup (face-down) pada tempat ini. Side Deck Anda tidak ditempatkan di Duel Field. Anda juga dapat memainkan Yu-Gi-Oh! tanpa Duel Field. Hanya pastikan untuk menempatkan kartu dan Decks dalam posisi yang ditunjukkan.

kali ini cukup sampai disini dlu. Nanti akan saya lanjutkan lagi. Trimakasih.

sumber: www.yugiohetc.com

Minggu, 03 Januari 2010

Pembentukan Kepribadian Individu Didalam Keluarga dan Masyarakat


Setiap individu di dunia, pasti mengalami pembentukan kepribadian. Mulai dari kita masih kecil atau balita yang pastinya peranan keluarga sangatlah berpengaruh. Hal ini dikarenakan keluarga adalah kerabat yang paling dekat dan intensitas waktu yang diberikan oleh keluarga sangatlah besar. Setiap keluarga menerapkan suatu norma yang berlaku untuk setiap anggota keluarganya. Dan jika norma tersebut dijalankan dengan baik, maka itu dapat membentuk kepribadian seseorang/ individu. Seiring berjalannya waktu, setiap individu akan terjun ke dalam masyarakat yang juga memiliki norma-norma yang telah disepakati sehingga setiap individu diharuskan untuk mematuhinya dan akan menjadi sebuah kepribadian bagi setiap individunya.

Dengan adanya pengetahuan, perasaan, dan dorongan naluri akan menjadi suatu susunan didalam kepribadian seseorang. Ketika individu menangkap suatu kejadian, pembelajaran, ataupun pemahaman, mereka akan merekamnya didalam otak dan sedikit demi sedikit diungkapkan oleh individu tersebut dalam bentuk perilaku. Sementara perasaan, akan membuat individu menilai suatu keadaan apakah itu positif atau negatif. Perasaan tersebut dipengaruhi oleh pengetahuannya. Sehingga penilaian terhadap sesuatu dapat bersifat subyektif dan setiap individu dapat berbeda penilaiannya dengan individu lain. Saat pengetahuan dan perasaan, ditambah dengan dorongan naluri dari setiap individu dapat menjadikan kepribadian seseorang.

Sementara itu, ada beberapa factor yang mempengaruhi pembentukan pribadi, yaitu:

1. Faktor Biologis

Semua manusia normal dan sehat memiliki anggota tubuh yang utuh seperti tangan, kaki, kepala dan lainnya. Hal ini dapat menjelaskan beberapa persamaan dalam kepribadian dan perilaku. Namun ada warisan biologis yang bersifat unik. Artinya, setiap individu tidak ada yang memiliki karakteristik fisik yang sama, bahkan anak kembar pun.


2. Faktor Geografis (Lingkungan Fisik)

Setiap lingkungan fisik yang baik akan membawa kebaikan pula pada penghuninya. Sehingga hubungan antar individu dapat berjalan dengan baik dan menciptakan kepribadian setiap individu yang baik pula. Namun jika lingkungan fisiknya kurang baik dan tidak adanya hubungan baik dengan individu yang lain, maka akan tercipta suatu keadaan yang tidak baik juga.

3. Faktor Kebudayaan Khusus

Perbedaan kebuadayaan dapat mempengaruhi kepribadian anggotanya. Namun, tidak berarti semua individu yang ada didalam masyarakat yang memiliki kebudayaan yang sama juga memiliki kepribadian yang sama juga.

Ketika semua faktor pembentukan kepribadian terangkum, adanya peranan keluarga dan masyarakat, dan setiap individu dapat menyusunnya dengan pengetahuan, perasaan, dan naluri, sehingga individu tersebut dapat membentuk kepribadian yang cocok dengannya juga bagi orang disekitarnya.

sumber gambar: http://3.bp.blogspot.com/_iCMy93XgANs/Sc2XpylsE9I/AAAAAAAAAFM/FILsoeG5OEg/s400/f4428_komunitas-karakter.jpg

Relasi Antar Masyarakat Suatu Penduduk Sehingga Menghasilkan Kebudayaan

Penduduk adalah sekumpulan orang yang menempati suatu wilayah. Sedangkan pengertian penduduk suatu negara adalah sekumpulan orang/ masyarakat yang mendiami suatu wilayah dan di dalamnya terdapat sebuah lembaga pemerintahan yang dipercayai masyarakat dapat mengatur tujuan dan jalannya kehidupan suatu negara bagi masyarakat tersebut.

Sedangkan masyarakat adalah sebagian kecil dari penduduk. Terbentuknya masyarakat adalah karena adanya hubungan saling membutuhkan. Sehingga hal ini membutuhkan interaksi dan komunikasi untuk terjalinnya suatu hubungan.


Kebudayaan diadopsi dari kata buddhayah (bentuk jamak dari buddhi) yang berasal dari bahasa Sansekerta, yang memiliki arti budi atau akal. Dalam pengertian sempit, budaya mencakup kesenian dengan semua cabang-cabangnya. Sedangkan pengertian secara luas, budaya mencakup semua aspek kehidupan manusia. Seperti bahasa, sistem pengetahuan, sistem dan organisasi kemasyarakatan, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi dan keagamaan, dan kesenian.


Didalam sebuah penduduk, bisa saja terdapat lebih dari satu kelompok masyarakat. Ketika masyarakat berkumpul, maka mereka akan menentukan sebuah aturan yang telah disepakati bersama dan akan dijalankan dengan tanggung jawab penuh oleh setiap individu. Kemudian setiap individu memiliki kebutuhan masing-masing. Terkadang mereka melakukan sesuatu untuk mendapatkan kebutuhan mereka. Dan mungkin akan ada individu lain yang membantu sehingga terjalin suatu hubungan dan akan menjadi timbal balik antar individu. Ketika suatu hubungan itu menjadi kuat dan hubungan timbale balik itu terjalin terus maka akan menjadi sebuah kebiasaan yang akhirnya menjadi sebuah kebudayaan pada masyarakat tersebut. Dan jika kebudayaan pada suatu masyarakat dapat ditularkan kepada masyarakat lain dan dapat berkembang kepada semua masyarakat yang ada disuatu negara maka atau dengan kata lain mencakup kesemua penduduk suatu negara, maka kebudayaan itu akan menjadi kebudayaan nasional. Contohnya di Indonesia, kita mendengar bahwa gotong royong adalah kebudayaan yang ada sejak dulu dan sudah menjadi kebudayaan nasional.



sumber gambar: http://www.kdp.or.id/galleries/Bangun%20Jembatan.jpg

Kamis, 12 Juni 2003

10 Pulau Terbesar di Dunia




Greenland
Luas : 2.175.600 Km²
Wilayah: divisi otonomi Denmark
Greenland dalam bahasa Inggris, atau Tanah HijauKalaallit Nunaat, bahasa Denmark: Grønland), adalah sebuah pulau di Samudra Atlantik bagian utara di arah timur laut Kanada. Luas wilayahnya adalah 2.166.086 km² dan merupakan pulau terbesar di dunia. Pulau ini termasuk wilayah Kerajaan Denmark. Sejak tahun 1979, Tanah Hijau diberi kemandirian dan sejak tahun 1985 tidak lagi menjadi anggota Uni Eropa. Akan tetapi, Ratu Denmark masih tetap menjabat sebagai kepala negara. Ibukota Tanah Hijau adalah Nuuk.

Papua And New Guinea
Luas : 890.000 Km²
Wilayah: Indonesia dan Papua Nugini
Pulau Papua atau Irian atau Guinea Baru (Bahasa Inggris: New Guinea) adalah pulau terbesar kedua (setelah Tanah Hijau) di dunia yang terletak di sebelah utara Australia.
Pulau ini dibagi menjadi dua wilayah yang bagian baratnya dikuasai oleh Indonesia dan bagian timurnya merupakan negara Papua Nugini. Istilah “Papua” digunakan untuk merujuk kepada pulau ini secara keseluruhan. Nugini berasal dari kata New Guinea, nama yang diberikan oleh orang Barat, yang di-Indonesiakan. Mereka dahulu berpendapat bahwa tanah Papua mirip Guinea, sebuah wilayah di Afrika. Jadi mereka sebut Guinea baru.Istilah “Papua” sekarang juga digunakan untuk merujuk kepada provinsi di Papua bagian barat yang dikuasai oleh Indonesia, yaitu Papua dan Papua Barat.Di pulau ini terletak gunung tertinggi di Indonesia, yaitu Puncak Jaya (5.030 m).

Borneo (Kalimantan)
Luas : 743.330 Km²
Wilayah: Indonesia, Brunei dan Malaysia
Kalimantan adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa dan di sebelah Barat Pulau Sulawesi. Terbagi menjadi wilayah Brunei, Indonesia dan Malaysia.
Seringkali pulau ini secara keseluruhan disebut Borneo sedangkan wilayah Indonesia disebut Kalimantan, lalu wilayah Malaysia disebut Sarawak dan Sabah. Selain itu ada pula kesultanan Brunei. Pada zaman dahulu, Borneo adalah nama yang dipakai oleh kolonial Inggris dan Belanda, sedangkan nama pulau Kalimantan digunakan oleh penduduk Indonesia. Dalam bahasa Indonesia dahulu, Kalimantan Utara adalah sebutan untuk Borneo Utara (Sabah), tetapi dalam pengertian sekarang Kalimantan Utara adalah Kalimantan Timur bagian utara.
Jadi dalam arti luas Kalimantan meliputi seluruh pulau Borneo, sedangkan dalam arti sempit Kalimantan hanya mengacu pada wilayah Indonesia.

Madagascar Island
Luas : 587.041 Km²
Wilayah: Madagaskar
Secara geologi, Madagaskar berada pada lempeng yang terpisah dari benua utama Afrika. Pertama kali terpisah dari anak benua India, pulau ini bergerak makin mendekati benua itu. Pulau ini adalah daratan tua, sama seperti Australia, sehingga tanahnya kahat bahan mineral akibat tidak adanya aktivitas vulkanik. Kebanyakan tanahnya berwarna merah, menunjukkan keadaan tanah yang telah melapuk.
Akibat isolasi ratusan juta tahun tersebut, flora dan fauna Madagaskar sangat khas dan banyak spesies endemik ditemukan di sana. Keadaan ini mirip dengan yang terjadi pada Pulau Sulawesi.

Baffin Island
Luas : 507.451 Km²
Wilayah: Kanada
Pulau Baffin (bahasa Inuktitut: Qikiqtaaluk ) adalah salah satu dari Kepulauan Artik di wilayah Nunavut, bagian utara Kanada. Ia merupakan pulau terbesar di Kanada sekaligus pulau kelima terbesar di dunia, dengan luas 507.451 km². Pada 2004, penduduknya berjumlah 11.000 jiwa. Nama pulau ini diambil dari nama akhir penjelajah Britania, William Baffin

Sumatera
Luas : 425.000 Km²
Wilayah: Indonesia
Sumatera (juga dieja Sumatra) yang terletak di Indonesia, merupakan adalah pulau keenam terbesar di dunia, dengan luas 443.065,8 km2. Penduduk pulau ini sekitar 42.409.510 jiwa (2000). Di Sumatera pernah terdapat kerajaan Samudera (sekarang Aceh). Konon pada kunjungannya ke pulau tersebut Ibnu Batutah (cendekiawan Islam asal Maroko) selalu melafalkan kata SamuderaSumatera, semenjak saat itu nama Sumatera dikenal luas sebagai nama pulau tersebut. menjadi
Selain dikenal dengan nama Sumatra, pulau tersebut dikenal dengan nama pulau Andalas atau pula Suwarnadwipa. Suwarnadwipa artinya ialah “pulau emas”. Naskah Negarakertagama dari abad ke-14 menyebut “Bumi Malayu” untuk pulau ini.

Honshu Island
Luas : 227.414 Km²
Wilayah: Jepang
Honshū (本州) adalah pulau terbesar Jepang. Ia terletak di selatan Hokkaido, utara Shikoku di seberang Laut Dalam Negeri, dan timur laut Kyushu di seberang Selat Shimonoseki. Jika diukur dengan seluruh dunia, Honshu merupakan pulau terbesar ketujuh di dunia dan pulau terpadat kedua di dunia setelah Jawa.
Panjang Honshu sekitar 1.300 km dan lebarnya bervariasi antara 50 hingga 230 km. Total wilayahnya adalah 230.500 km², sekitar 60% total luas wilayah Jepang. Garis pantainya sepanjang 5.450 km.

Great Britannia
Luas : 219.000 Km²
Wilayah: Inggris
Britania Raya adalah sebuah pulau yang terletak di lepas pantai Eropa Barat sebelah barat laut. Pulau ini memiliki luas 218.595 km² dan secara keseluruhan merupakan wilayah Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara. Di pulau ini terletak tiga negara bagian atau wilayah negara kesatuan ini yaitu: Skotlandia, Inggris dan Wales.
Britania Raya disebut Raya untuk membedakannya dengan Britania yang lain yaitu région Bretagne di Perancis. Nama Britania Raya berasal dari bahasa Perancis Grand-Bretagne. Dan karena bahasa resmi pemerintahan Inggris mulai dari tahun 1066 adalah bahasa Perancis, maka nama ini dipakai terus sampai bahasa Inggris menjadi bahasa resmi kembali. Oleh para sejarawan nama “Bretayne the grete” dipakai pada tahun 1338. Namun secara resmi nama ini baru dipakai oleh raja James I (James VI of Scots and I of England and Ireland) pada 20 Oktober 1604. Kala itu ia menyatakan sumpah bahwa ia adalah “Raja Britania Raya” dan tidak hanya “Skotlandia” dan “Inggris” saja sebab Wales juga termasuk wilayahnya.

Victoria Island
Luas : 217.291 Km²
Wilayah: Kanada
Pulau Victoria merupakan salah satu dari Kepulauan Arctic Kanada di Nunavut dan Teritori Northwest, Kanada. Ini merupakan salah satu pulau terbesar di dunia, dan dengan ukuran 217,291 km persegi menjadikannya pulau kedua terbesar di Kanada, dua kali besarnya Newfoundland. Sepertiga bagian barat dari pulau ini merupakan bagian dari Inuvik, Teritori Northwest dan sisanya merupakan bagian dari Kitikmeot, Nunavut. Selat Lebar Melville terletak di sebelah utara, dan Kanal Clintock serta Selat Victoria di sebelah timur. Bagian Teritori Northwest berlanjut ke daratan di seberang selatan, Selat Pease. Di barat terdapat Gurun Amundsen dan Pulau Banks.

Ellesmere island
Luas : 196.236 Km²
Wilayah: Kanada
Pulau Ellesmere adalah bagian dari Daerah Qikiqtaaluk wilayah Kanada Nunavut. Terletak dalam Kepulauan Arktik Kanada dianggap bagian dari Kepulauan Ratu Elizabeth, dengan Cape Columbia menjadi titik paling utara tanah di Kanada. Terdiri luas 196.235 km2 (75.767 sq mi), menjadikannya kesepuluh di dunia dan pulau terbesar di Kanada pulau terbesar ketiga. Arktik sistem gunung Cordillera meliputi sebagian besar Pulau Ellesmere, sehingga yang paling bergunung-gunung di Kepulauan Arktik Kanada. Willow Kutub Utara adalah satu-satunya spesies kayu tumbuh di Pulau Ellesmere.

sumber: http://ruangberita.com/10-pulau-terbesar-di-dunia/

CITA-CITA BERDASARKAN PENGALAMAN


Saya adalah manusia seperti pada umumnya dimana manusia dapat dibagi dua golongan, yaitu manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai makhluk individu. Dikatakan sebagai makhluk individu karena saya tidak dapat hidup sendiri. Sedangkan dikatakan sebagai makhluk individu karena terkadang saya dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan diri saya sendiri tanpa bantuan orang lain.

Seperti pada umumnya, saya sebagai manusia memiliki cita-cita, entah cita-cita itu dalam jangka pendek ataupun dalam jangka panjang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Dan keinginan, harapan, tujuan tersebut merupakan suatu yang akan didapat di masa mendatang. Di dalam hidup saya, saya pernah menginginkan sebuah benda dengan harga yang tidak terlalu tinggi dan berkualitas baik. Ketika saya mendapatkan barang tersebut dan dalam beberapa saat, saya berkeinginan memiliki barang yang sama, namun dengan kualitas yang lebih baik dan saya harus mengeluarkan dengan biaya yang lebih besar untuk mendapatkannya. Dari kasus tersebut, saya mendapatkan sebuah pelajaran, bahwa apa yang saya cita-citakan memerlukan suatu proses dan pengorbanan untuk mendapatkannya. Dan dari kasus itu juga, cita-cita dapat digambarkan seperti grafik yang semakin lama semakin naik. Ini berarti, bahwa cita-cita tidak hanya berhenti ketika telah didapat, namun ada keinginan sebuah cita-cita baru yang lebih tinggi tingkatannya untuk didapatkan lagi.

Ketika saya menginginkan agar cita-cita saya dapat tercapai, ada empat faktor yang menentukannya, yaitu:

1. Faktor manusia (diri saya sendiri)

Tidak hanya memikirkannya, tapi cita-cita yang ingin saya raih haruslah melalui proses sebuah usaha atau sebuah pengorbanan dengan disertai kemauan saya untuk melakukannya. Hal ini merupakan dasar jika saya ingin menggapai sebuah cita-cita.

2. Faktor kondisi

Ketika saya ingin menggapai cita-cita, ada sebuah kondisi yang dapat menghambat dan ada pula yang membantu saya. Misal, saya menginginkan masuk di sebuah perguruan tinggi elite yang membutuhkan biaya yang besar, namun karena kondisi ekonomi keluarga saya tidak mampu, maka saya tidak dapat menggapai cita-cita tersebut, namun apabila kondisi ekonomi keluarga saya mampu, saya dapat menggapai cita-cita tersebut.

3. Faktor tingginya cita-cita

Cita-cita yang saya inginkan mungkin haruslah sesuai dengan kondisi yang sedang saya alami. Namun dengan faktor ini, saya juga dapat mencapai cita-cita walaupun sepertinya kondisi tidak memungkinkan. Contohnya, ketika saya tidak mampu masuk ke dalam perguruan tinggi elite karena kondisi ekonomi, namun ada sebuah cara lain yaitu melalui jalur beasiswa. Dengan semangat dan faktor tingginya cita-cita yang saya miliki, mungkin saja saya dapat masuk ke perguruan tinggi elite tersebut dengan jalur beasiswa.

4. Faktor takdir Tuhan

Sebagai seorang muslim, saya mempercayai adanya takdir Allah. Jika segala apa yang saya usahakan dengan susah payah agar berhasil, namun apabila Allah yang menciptakan saya menakdirkan saya tidak dapat menggapai mimpi saya, maka saya tidak akan berhasil dan sebaliknya.